|
Judul : Tentara Bayaran AS di Irak Penulis : Wirawan Sukarwo Penerbit : GagasMedia Tanggal terbit :Mei-2009 Jumlah halaman: 350 Jenis Cover : Soft Cover
Bagi Amerika Serikat (AS), perang adalah suatu hajatan besar yang mendatangkan keuntungan berllipat ganda, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Pada invasi AS ke Irak tahun 2003, berbagai alasan mereka kemukakan untuk menutupi motif utama, yaitu menguasai minyak Irak. Namun AS tetap tidak berhasil mengelabui khalayak bahwa bagi mereka, invasi itu semata-mata hanyalah sebuah proyek bisnis besar yang melibatkan investor, kontraktor dan regulator Setelah invasi berhasil dilaksanakan, dengan berkedok proyek rekonstruksi pasca perang, AS menjalankan bisnis tentara bayaran Irak. Para tentara itu dipekerjakan untuk menjaga aset penting AS di Irak -infrastruktur minyak, yang telah berhasil mereka kuasai. Pemerintah AS menyewa jasa para tentara bayaran dari perusahaan pengelola tentara bayaran yang disebut Private Military Company (PMC). Beberapa PMC tersebut dapat terlibat karena kedekatan hubungan antara rezim George W Bush dengan para pengusaha asal AS yang ada dalam kabinetnya. Buku ini menjelaskan dengan rinci bagaimana praktik bisnis tentara bayaran dilaksanakan di Irak, sejak dari masa perencanaan hingga invasi berakhir. Penggambaran tersebut akan menunjukkan kepada kita bagaimana bentuk dominasi kepentingan korporasi dalam kebijakan pemerintah AS, terutama yang terkait dengan invasi Irak. "Buku ini membahas suatu hal yang sangat penting untuk diungkapkan dan dipahami oleh mereka yang percaya kepada sistem pemerintahan demokrasi. Buku ini juga memperlihatkan kejelian penulis dalam memahami benang merah permasalahan perang Irak -yang sebenarnya-" -Soesiswo Soenarko, SH. MA. (Dosen Senior di Program Pasca-Sarjana Universitas Indonesia dan mantan Ketua Program Studi Hubungan International, Universitas Indonesia) |